Strategi Impulse
Strategi Impulse didasarkan pada mengukur impuls. CCI, RSI, Stochastic, atau indikator MACD / Osma dapat digunakan untuk strategi ini. Bila menggunakan indikator MACD, terasa nyaman untuk memeriksa HistoGraph tersebut. Ketika sebuah segmen positif atau negatif dari HistoGraph terbentuk, nilai bar tertinggi atau terendah dapat dianggap sebagai dorongan positif atau negatif.
Jika dorongan positif terakhir adalah lebih besar dari dorongan negatif terakhir, itu adalah tanda bahwa harga akan naik dalam tren jangka panjang, sehingga masuk akal untuk membuka posisi beli. Dalam situasi sebaliknya adalah wajar untuk membuka posisi jual. stoploss dan limit posisi tersebut harus lebih besar , sehingga posisi tidak akan ditutup jika harga berosilasi dalam tren jangka pendek.
Kategori
- Artikel Forex
- Berita Broker
- Berita Forex
- Berita Perusahaan
- Broker Forex terbaik
- E-Currency
- Index A
- Index B
- Index C
- Index D
- Indikator MT4
- Indikator Teknikal
- Kamus Forex
- Metode Fibonacci
- Money Management
- Panduan Exness
- Panduan FBS Markets
- Panduan Forex4you
- Panduan IC Markets
- Panduan Pepperstone
- Panduan XM
- Pola Candlestick
- Promosi FBS Indonesia
- Review Broker
- Sistem & Strategi Trading
- Tips Trading Forex
- Tutorial AGEA (Marketiva)
- Tutorial Forex Signal Gnerator
- Tutorial FXOpen
- Tutorial InstaForex
- Tutorial MasterForex
- Tutorial Metatrader
